NEWS

25 SEPTEMBER 2022 - LEG 2 NEWS

24 SEPTEMBER 2022 - LEG 1 NEWS

22 SEPTEMBER 2022

Sean Gelael Tercepat di Shakedown APRC Danau Toba Rally

Pereli dari tim Jagonya Ayam, Sean Gelael, menjadi yang tercepat saat menjalani shakedown di Kawasan Hutan industri PT Toba Pulp Lestari sektor Aek Nauli, Parapat, pada Kamis (22/9/2022).

Mengendarai Citroen C3 R5, Sean dan co-driver Hugo Gamalhaes mencatatkan waktu 01:19,0 di shakedown putaran pertama dan 01:17,2 di putaran kedua.

Melihat antusiasme penonton dan peserta, Cleck of the Course (COC) Danau Toba Rally Elwin Siregar mengaku puas.

"Shakedown berjalan dengan baik, hampir semua peserta yang kita undang ikut hadir. Animo masyarakat dan media juga sangat besar. Sean Gelael menjadi yang tercepat di lintasan yang berjarak 2,08 kilometer," kata Elwin.

Sementara Poedio Bintoro, selaku Chief Steward, juga mengaku puas dengan segala persiapan yang dilakukan oleh panitia, aehingga semua berjalan lancar tanpa kendala.

"Persiapan semuanya sudah baik, karena yang bulan lalu kita sudah ada (reli nasional) putaran pertama, jadi semua panitianya menjalankan persis seperti yang lalu," kata Poedio.

"Hanya bedanya sekarang ada tambahan satu SS (special stage). Segala persiapan telah matang," lanjut juara Reli Nasional tahun 1980 dan 1981 yang mendampingi driver Chepot Hanny Wiano itu.

Pereli H Putra Rizky dan co-driver H Rizky Fauzi dari LFN Sederhana Racing Team menempati posisi tercepat kedua dengan catatan waktu 01:20,3.

Sedangkan Rifat Sungkar dan juara Reli Nasional putaran satu, Ryan Nirwan, menempati posisi ketiga dan keempat dengan catatan waktu tercepat 01:22,4 dan 01:24,4.

Danau Toba Rally APRC 2022 yang dimulai pada Sabtu (24/9) dan Minggu (25/9) diikuti oleh pereli asal Malaysia Karamjit Singh dan co-driver Jagdev Singh, serta sejumlah co-driver asing seperti Hugo Magalhaes (Portugal), Rony Maroun (Lebanon), dan Benjamin Searcy (Australia).

21 SEPTEMBER 2022

RALLY SEBAGAI BOOSTER SPORT-TOURISM DANAU TOBA

Penguatan SDM

“Kita siap menyelenggarakan event rally internasional, seri Kejuaraan Asia Pacific Rally Championship (APRC) putaran ke-4 yang juga merupakan Kejuaraan Nasional Rally Putaran ke-2 di Aek Nauli, Parapat, Sumatera Utara, pada tanggal 23-25 September” demikian disampaikan Elwin Siregar, Clerk of the Course (Pimpinan Lomba) di Parapat hari ini. Elwin menambahkan bahwa penguatan SDM juga menjadi perhatian dalam mempersiapkan event berskala internasional ini. Sabtu (17/09) lalu telah dilaksanakan grand briefing di Saka Hotel Medan yang melibatkan seluruh petugas teknis rally yang berjumlah 280 orang. Jumlah ini masih belum termasuk personil pendukung dari TPL, Polres Simalungun, Kodim 02/07 Simalungun dan Korem 022/PT.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara Harun Mustafa Nasution menyampaikan bahwa dari hasil evaluasi kinerja saat penyelenggaraan Kerjurnas Rally putaran I bulan Agustus lalu, SDM kita sudah cukup memuaskan, namun skala ini harus kita tingkatkan mengingat peraturan dan ketentuan yang harus dipenuhi dalam mempersiapkan event yang berskala internasional, bahkan dalam rangka Kejuaraan Dunia (WRC).

Parapat Semakin Terekspose

Saat ini hampir seluruh peserta dan timnya sudah berada di kota Parapat untuk mengikuti jadwal Practice (Latihan), maupun Reconnaissance (pengenalan lintasan/SS) yang sudah dimulai pada hari Selasa (20/09) di areal Hutan Tanaman Industri (HTI) TPL sektor Aek Nauli. Shakedown, sebagai sarana promosi unjuk ketangkasan pereli akan digelar pada hari Kamis (22/09) mulai pukul 14.30 Wib s/d 16.30 Wib di Aek Nauli (2,07 km).

Kegiatan Rally membuktikan dapat berperan sebagai booster sport-tourism Danau Toba; tingkat hunian akomodasi (hotel) di Parapat sekitarnya melonjak tajam, khususnya menjelang akhir minggu ini karena diperkirakan meningkatnya antusiasme masyarakat untuk menyaksikan rally. Sementara media peliput juga meningkat drastis disbanding putaran ke-1 lalu. Diperkirakan lebih kurang 100 personil peliput yang terdiri dari jurnalis/fotografer lokal dan nasional dari berbagai media cetak, elektronik (tv dan radio), media online, kantor berita serta dari team khusus pereli. Saat ini, para pencinta otomotif skala Nasional dan internasional sedang memusatkan perhatiannya ke Danau Toba.

Jadwal Penting

Danau Toba Rally menempuh jarak total 361,21 km yang dibagi dalam 2 Leg (etape) dan terdiri dari 12 SS. Leg-1 pada hari Sabtu (24/09) sepanjang 233,09 km memiliki 8 SS (special stage – lintasan khusus) dengan total panjang 105,10 km; Leg-2 pada hari Minggu (25/09) sepanjang 128,12 km memiliki 4 SS dengan total 51,57 km.

Untuk kebutuhan peliputan maupun penonton, perlu memperhatikan jadwal-jadwal penting sebagai berikut:

Kamis, 22 September 2022

09.00 Media Center dibuka Aek Nauli Rally HQ

14.30 – 16.30 Shakedown Aek Nauli

Jumat, 23 September 2022

11.30 Publikasi Start List Leg-1 Parapat Rally Secretariat

13.30 Pre-event Press Conference Sopo Grand Tamaro, Parapat

16.00 Opening Ceremony Start Ramp, Terminal Sosor Saba Parapat

Sabtu, 24 September 2022

06.30 Start Leg-1 Aek Nauli Service Park

18.11 Finish of Leg-1 Aek Nauli Parc Ferme

Minggu, 25 September 2022

07.30 Start Leg-2 Aek Nauli Parc Ferme

13.33 Finish of Leg-2 Terminal Sosor Saba Parapat Parc Ferme

16.00 Publication of Final

Classification Aek nauli Rally HQ

Ceremonial Finish/Prize Giving Finish Ramp, Terminal Sosor Saba Parapat

17.00 Post-event Press Conference Finish Area Parapat

Penonton, personil peliput (media) diharapkan mematuhi ketentuan cara menonton Rally (lihat leaflet) untuk tetap mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan.


16 SEPTEMBER 2022

Danau Toba Rally 2022 Semakin Memikat, Antusiame Peserta Meninggi

“Event Danau Toba Rally 2022 yang akan digelar di Aek Nauli, Parapat, Sumatera Utara, pada tanggal 23-25 September semakin menarik banyak peminat. Sampai hari terakhir pendaftaran (Jumat, 16/09) sudah tercatat 62 peserta dari 60 kuota awal yang disediakan oleh panitia. Delapan pereli tercatat sebagai peserta Kejuaraan Asia Pacific Rally Championship (APRC)”, demikian disampaikan Elwin Siregar, Clerk of the Course (Pimpinan Lomba) di Sekretariat Panitia hari ini di Medan.

Lebih lanjut Elwin menerangkan bahwa pertarungan kecepatan di 12 special stage (SS) yang berlokasi di kawasan Hutan Tanaman Industri PT Toba Pulp Lestari sektor Aek Nauli ini merupakan Kejuaraan Asia Cup Putaran ke-4, Asia Pacific Rally Championship (APRC) sekaligus sebagai Kejuaraan Nasional Rally Putaran ke-2.

Baik driver maupun co-driver luar negeri meramaikan event ini, seperti dari Malaysia: Karamjit Singh/Jagdev Singh yang mengendarai Proton Gen2, pereli nasional dengan navigator asing: Sean Gelael dengan Hugo Magalhaes (Portugal) mengendarai Citroen C3 yang juga dikendarai ayahnya, Ricardo Gelael dengan navigator Rony Maroun (Libanon) serta Rifat Sungkar menggandeng Benjamin Richard dari Australia dengan kendaraan Mitsubishi Expander.

Pereli Ryan Nirwan dan co-driver Adi Indiarto dari Toyota Gazoo Racing Indonesia, yang menjadi juara umum Reli Nasional Putaran 1, juga hadir kembali dengan mobil GR Yaris spesifikasi AP4 bersama sebahagian dari 10 besar Kejurnas lalu, termasuk Musa Rajekshah/Hervian Sorjono dengan Skoda Fabia (dengan Subaru Impreza pada Kejurnas putaran-1). Danau Toba Rally tetap memikat peserta wanita, dimana kali ini kembali hadir pereli wanita Qanita Syahshiyah dan co-driver Julian Puspa Andari dari Eurostar Racing Team dengan mengendarai Proton New Saga.

Tujuan utama digelarnya Danau Toba Rally adalah untuk meningkatkan serta mempromosikan Danau Toba melalui event-event sport tourism internasional yang menumbuhkembangkan banyak sektor di Sumut.

Tingginya antusiasme serta suksesnya Danau Toba Rally membuat Federasi Otomotif Internasional (FIA) sudah menawarkan Indonesia sebagai tuan rumah untuk dua seri APRC di tahun 2023.

“Danau Toba Rally APRC 2022 terbuka untuk umum. Terdapat beberapa titik yang cukup menarik sebagai spectator points, penonton dapat menyaksikan langsung berjalannya perlombaan tanpa dipungut bayaran, alias gratis, dengan tetap memperhatikan faktor keamanan penonton” ujar Elwin Siregar (COC).


14 SEPTEMBER 2022

STUDIO KISS FM MEDAN


APRC Danau Toba Menjadi Batu Loncatan bagi Digelarnya Reli Dunia di Indonesia

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara Harun Mustafa Nasution berharap pemerintah pusat mau mendukung penuh ajang Danau Toba Rally yang akan digelar akhir bulan ini dan event-event selanjutnya. Hal itu disampaikan Harun dalam acara bincang-bincang Talk Show di Radio Kiss FM Medan pada Selasa (13/9/2022) pagi. Harun didampingi oleh Turut hadir pula di acara itu Edwin Nasution selaku Kabid Organisasi IMI Sumatera Utara dan Eddy WS yang mewakili pereli.

Menurut Harun, Badan Otomotif Internasional (FIA) sudah menawarkan Indonesia sebagai tuan rumah untuk dua seri Asia Pacific Rally Championship (APRC) tahun 2023. Ini merupakan berita baik, akan tetapi pihak Panitia masih harus menunggu tanggapan pemerintah dan sponsor, mengingat untuk menggelar acara sebesar itu tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Harun menyebutkan jika APRC merupakan batu loncatan bagi Indonesia untuk kembali menjadi tuan rumah ajang World Rally Championship (Kejuaraan Reli Dunia/WRC) yang pernah diadakan pada 1997 dan 1998 lalu. "Harapan kita ke depan, dan minta dukungan seluruh masyarakat dan dukungan pemerintah untuk bisa kami bawa kembali WRC ke Indonesia. Inilah yang sedang kami jalankan sekarang, menggelar APRC di Sumatera Utara," ujar Harun.

Untuk mendatangkan WRC ke RI memang tidak murah, akan tetapi Harun yakin betul jika ajang itu mampu mendongkrak tingkat pariwisata di Danau Toba serta devisa negara dan sangat menguntungkan. Selama ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumut dan Pemerintah Daerah mendukung penuh digelarnya acara Danau Toba Rally dengan konsep sport tourism.

Akan lebih terbantu jika Pemerintah Pusat ikut serta sepenuhnya dalam mengembangkan dan memajukan potensi wisata di Sumut melalui ajang Reli Nasional dan internasional ini.

Jika dibandingkan dengan gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika, menurut Harun, biaya untuk menggelar WRC jauh lebih murah. Apalagi Sumut sudah memiliki lintasan yang stabil dan terkenal hingga ke luar negeri. "SS (special stage) Danau Toba ini lintasannya yang sangat menantang dan terkenal di dunia internasional," kata Edwin Nasution. "Skill, kekompakan tim sangat diperlukan untuk dapat finish dan menjadi juara di sini."

Dalam kesempatan bincang-bincang bersama Kiss FM, yang merupakan media partner Danau Toba Rally, Eddy WS juga menambahkan agar kiranya pemerintah bisa melonggarkan dan menyederhanakan proses pengiriman mobil dari dan ke luar negeri untuk event-event internasional. Eddy memandang peraturan pemerintah dalam hal ini masih sangat kaku. Sehingga mempersulit, baik pereli asing maupun pereli lokal, dalam mengirimkan kendaraan yang akan mereka gunakan untuk bertanding.

"Terus terang saja, banyak pereli nasional yang ingin mencoba untuk bertanding ke luar negeri, termasuk saya sendiri, terbentur kendala pengiriman kendaraan akibat aturan yang terlalu ketat. Begitu juga sebaliknya, banyak pereli asing yang merasa kesulitan untuk memproses pengiriman mobilnya ke dan dari Indonesia," tegas Eddy.

Ajang APRC Danau Toba Rally mendatang bakal menjadi ajang balap reli paling seru, mengingat banyaknya pereli ternama yang bakal bertanding, seperti Sean Gelael dan co-driver Hugo Magalhaes (Portugal), Ricardo Gelael dan co-driver Rony Maroun (Lebanon). Turut serta pula pereli Malaysia Karamjit Singh dan navigator Jagdev Singh. Sementara pereli nasional Rifat Sungkar bakal turun bersama co-driver Benjamin Searcy (Australia).

7 SEPTEMBER 2022

STUDIO KISS FM MEDAN

Reli Asia Pasifik di Danau Toba Dongkrak Potensi Wisata dan Pendapatan Daerah

Sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut Ahmad Syauki Anas dan Kepala Seksi Promosi Pariwisata Dinas Kebudayaan & Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Utara, Dedi Siregar, pada Rabu (7/9/2022) menghadiri acara bincang-bincang di Studio Kiss FM Medan yang dipandu oleh Radio Host Dwika dan Galuh terkait ajang Danau Toba Rally Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2022 yang akan digelar di Aek Nauli, Parapat, pada 23-25 September mendatang.

Menurut Syauki, ajang APRC, yang mendatangkan pereli-pereli internasional, akan sangat bermanfaat dan memiliki efek signifikan dalam hal promosi pariwisata dan peningkatan usaha kecil menengah (UKM) di wilayah digelarnya acara.

Senada dengan Syauki, Dedi juga mengajak warga Kota Medan, terutama penduduk Parapat untuk beramai-ramai datang dan menyaksikan balapan yang gratis dan terbuka untuk umum itu, sebagai bentuk dukungan dan menyemarakkan acara. Ramainya penonton akan berdampak juga kepada peningkatan pendapatan daerah.

APRC kali ini akan memiliki 12 Special Stage yang terdiri dari Aek Nauli, Negeri Dolok, Huta Tonga, dan Gorbus. Para pereli bakal menempuh jarak total sejauh 361 kilometer.

Para pereli akan sudah berkumpul di Parapat sejak Senin (19/9) untuk perlengkapan administrativ dan pada Selasa (20/9) mereka akan mulai melakukan reconnaissance, atau survei lintasan SS.

Sementara shakedown akan dimulai pada Kamis (22/9) dan ceremonial start pada Jumat (23/9). Balapan akan dimulai pada Sabtu (24/9) dan Minggu (25/9) yang ditutup dengan ceremonial finish di terminal Sosor Saba.